Tugas Manajer Produksi

Tugas Manajer Produksi

Beberapa tugas manajer produksi di perusahaan, kualifikasi untuk menjadi manajer produksi, hingga gaji dan syarat serta tanggung jawab di perusahaan. Perusahaan yang berjalan pada produk perdagangan pasti butuh seorang manajer produksi. Manajer produksi ialah orang yang mengatur berbagai macam kegiatan di perusahaan yang menyangkut aktivitas produksi.

Dalam suatu perusahaan yang fokus pada produk maka seorang manajer produksi memiliki peran yang penting dan tidak dapat diabaikan. Manajer produksi merupakan kunci sukses dibalik semua produk yang dipasarkan.

Loading...

Tugas manajer produksi harus dapat mengatur sekaligus mengelola pengalokasian kuantitas jumlah barang perusahaan yang beredar. Karena hal ini akan berkaitan dengan suatu pemasukan perusahaan karena diperoleh dari produk yang dijual di pasaran.

Baca Juga : Contoh Surat Lamaran Kerja Yang Baik Dan Benar Secara Umum

Tugas manajer produksi dapat ngomong Jawa pada semua hal yang berkaitan rat dengan produksi di perusahaan mulai dari progres pembuatan produk, proses pengemasan produk, pemecahan masalah jika terjadi cacat pada suatu produk, kualitas yang dihasilkan pada produk, dan kuantitas yang diperoleh dalam waktu tertentu.

Loading...

Tugas manajer produksi juga harus memastikan tercapainya target produksi yang direncanakan perusahaan. Mulai dari produk yang bagus, jumlah yang dihasilkan lebih banyak dari sebelumnya, dan minimalnya produk yang cacat.

Fungsi manajer produksi juga memiliki kewajiban yang sangat besar berikut beberapa tugas yang harus dikerjakan oleh manajer produksi di suatu perusahaan:

  1. Merencanakan jadwal produksi yang efisien dan mengatur tahap awal produksi agar dapat meminimalkan cacat pada suatu produk.
  2. Mengawasi proses produksi agar kualitas, waktu, dan kuantitas dapat berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah disiapkan sebelumnya.
  3. Dapat bertanggung jawab terhadap persediaan barang sehingga barang selalu terjaga jumlahnya.
  4. Bertanggung jawab terhadap alat produksi, supaya alat tersebut dapat berjalan lancar setiap harinya.
  5. Menyampaikan sekaligus melaporkan kegiatan pada bagian produksi secara berkala.
  6. Memastikan karyawan dapat bertanggung jawab atas apa yang terjadi dalam proses produksi dan mengembangkan skill karyawan perusahaan, sehingga proses produksi dapat berjalan lancar dan bisa menghasilkan lebih banyak produk dari sebelumnya.
  7. Memberikan sanksi yang sesuai apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan.
  8. Melakukan inovasi dalam proses pengembangan produksi sehingga terjadinya peningkatan kualitas, kuantitas, dan waktu produksi yang lebih cepat.

Penjelasan diatas merupakan tugas manajer produksi secara umum. Tugas tersebut dilakukan agar produk yang dihasilkan bisa mempunyai kualitas yang bagus dan dapat meminimalkan cacat pada suatu produk. Sehingga produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasaran.

Manajer produksi juga harus menggunakan perhitungan yang terencana sehingga dapat menjaga jumlah barang yang ada di pasaran.

Tugas manajer produksi juga memiliki kewajiban yang harus memastikan apabila sebuah produk yang mau dijual di pasaran memiliki kualitas yang sangat baik. Berikut adalah penjelasan bagaimana kewajiban manajer produksi supaya target yang diberikan perusahaan dapat tercapai:

  1. Memberikan penilaian terhadap kinerja karyawannya serta memberikan nasehat, kritik, dan saran terhadap karyawannya apabila melakukan kesalahan.
  2. Dapat menciptakan inovasi terbaru dalam kegiatan produksi di perusahaan.
  3. Melaporkan hasil yang diperoleh sekaligus memberikan kendala yang terjadi dalam produksi terhadap perusahaan.
  4. Mampu ber koordinasi terhadap semua bagian yang berkaitan erat dengan produksi.
  5. Manajer produksi juga harus merencanakan secara matang proses awal mula produksi hingga finising produksi, sehingga waktu yang berjalan dapat lebih efisien.

Untuk gaji dan tunjangan manajer produksi di Indonesia yaitu Rp 7.000.000 setiap bulannya. Gaji tersebut tentu sebanding dengan apa yang dikerjakan serta yang menjadi tanggung jawab tugas manajer produksi selama bekerja di perusahaan. Namun apabila manajer produksi tersebut sudah memiliki jam terbang yang cukup lama, ia bisa menerima gaji sebesar Rp 12.000.000 hingga Rp 15.000.000 setiap bulannya. Gaji tersebut belum termasuk tunjangan perusahaan seperti lembur, asuransi kesehatan, dan gaji ke 13 serta tunjangan hari raya atau THR. Tentu setiap gaji manajer produksi memiliki perbedaan pada setiap perusahaan.

Syarat untuk dapat menjadi manajer produksi di perusahaan harus memiliki beberapa syarat yang dinginkan seperti:

  1. Pendidikan minimal S-1.
  2. Mempunyai pengalaman sebagai koordinator produksi atau manajer produksi minimal dua tahun di perusahaan.
  3. Dapat bekerja secara kelompok maupun individu.
  4. Trampil, inovatif, dan memiliki semangat yang tinggi dalam pengembangan produksi.
  5. Memiliki wawasan yang luas.
  6. Dapat bekerja dengan cepat dalam menyelesaikan masalah yang ada pada bagian produksi.
  7. Tegas dalam mengambil segala keputusan.
  8. Mempunyai kemampuan Menejemen yang baik, sehingga Estimasi waktu yang dibutuhkan berbanding lurus dengan kuantitas produk yang dibuat.

Hal tersebut wajib dimiliki oleh calon manajer produksi di perusahaan, sehingga tidak hanya berbekal ijazah saja. Tugas manajer produksi juga harus sesuai dengan anggaran target yang disusun untuk memperoleh keuntungan. Tentu setiap manajer produksi harus siap menghadapi segala resiko yang berkaitan dengan proses produksi di perusahaan.