Contoh Teks Hikayat

Teks Hikayat

Contoh teks hikayat yang singkat dan panjang dari cerita fiksi terbaru ada disini, baik itu menggunakan bahasa Indonesia dan Jawa. Teks hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang isinya menceritakan tentang adanya kekuatan atau keajaiban. Gaya penulisan contoh teks hikayat mempunyai ritme tertentu dan hampir seperti sebuah puisi. Unsur yang ada dalam contoh teks hikayat adalah tokoh, alur, latar, sudut pandang dan tema.

Untuk dapat mengenali contoh teks hikayat ini, Anda bisa memperhatikan ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh teks ini. Diantaranya adalah terkesan cerita tradisional, diceritakan turun temurun dengan isi cerita yang tidak berubah, tidak ada pengarangnya, bahasanya dilebih-lebihkan dan diulang-ulang, ada unsur pendidikannya dan dalam cerita muncul sesuatu di luar akal manusia.

Loading...

Sedangkan untuk strukturnya, contoh teks hikayat terdiri dari struktur abstraksi, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi dan koda. Tiap bagian dalam teks hikayat menggunakan kata konjungsi dan kata arkais atau kata yang sering digunakan pada zaman dahulu.

Lalu seperti apa contoh teks hikayat itu? Berikut contoh teks hikayat.

Hikayat Si Bayan yang Budiman

Alkisah, hiduplah seorang saudagar kaya raya yang amat terkenal. Saudagar ini dikenal dengan nama Khojan Mubarak. Saudagar ini mempunyai isteri, namun tidak mempunyai keturunan. Ia dan sang isteri pun selalu berdoa memohon kepada Allah SET agar segera mendapatkan keturunan. Hingga akhirnya doa ini terjawab dan mereka berdua dikaruniai seorang anak diberi anak Khojan Maimun.

Waktu terus berlalu dan Khojan Maimun pun sudah tumbuh dewasa. Khojan Mubarok yang terkenal itu pun menikahkan putranya dengan saudagar kaya raya yang bernama Bibi Zainab. Pada suatu hari kemudian, Khojan Maimun pamit kepada sang istri untuk pergi berlayar. Sebelum pergi, Khojan Maimun membeli burung bayan dan burung tiung agar menjadi teman istrinya selama ia pergi. Ia tidak ingin istri tercintanya merasa kesepian.

Si istri yang kesepian akhirnya berkenalan dengan seorang anak raja. Anak raja itu ternyata menyukai Bibi Zainab. Saat Bibi Zainab hendak pergi menemui anak raja, si burung tiung tidak pernah mengizinkannya. Burung tiung melarang Bibi Zainab berselingkuh karena itu bukan perbuatan yang benar. Mendengar hal itu pun Bibi Zainab marah dan ia membunuh burung tiung tanpa ragu.

Berbeda dengan burung bayan. Burung bayan selalu memberi izin kepada Bibi Zainab untuk bertemu dengan anak raja. Bahkan setiap bertemu dengan anak raja, burung bayan selalu memberikan nasihat yang baik pada Bibi Zainab. Waktu terus berjalan, hingga pada hari yang ke-24 Bibi Zainab menyadari perbuatannya. Ia menyadari bahwa perselingkuhan merupakan hal yang tidak benar dan akan mendatangkan petaka.

Contoh Teks Hikayat Singkat

Loading...

Teks hikayat merupakan sebuah teks yang berisi tentang runtutan kejadian yang jelas. Sedangkan teks hikayat singkat adalah sebuah teks yang menyampaikan suatu urutan peristiwa dengan singkat, padat dan jelas tanpa bertele-tele. Teks hikayat singkat ini banyak dipakai guna lebih memperpendek waktu penjelasan.

Setiap jenis teks mempunyai ciri khas tersendiri, termasuk hikayat. Teks hikayat mempunyai ciri utama menggunakan urutan waktu yang jelas. Selain itu, teks hikayat juga memiliki unsur perbuatan yang ada dalam cerita, menggunakan kata ulang, ada tempat, suasana, waktu, sudut pandang dan penjelasan atas suatu peristiwa.

Untuk kebahasaannya, teks hikayat menggunakan kata kerja, kata benda, kata kiasan, kata sifat, kata hubung dan frasa atau klausa. Seperti jenis teks lainnya, teks hikayat juga mempunyai struktur orientasi, komplikasi, resolusi dan koda. Sebuah teks hikayat dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi yang runtut kepada pembaca mengenai suatu peristiwa.

Setelah mengetahui contoh teks hikayat, sudahkah Anda tahu seperti apa contoh teks hikayat singkat? Berikut ini contohnya.

Ulang Tahun Devina

Berbeda dengan hari sebelumnya, hari ini merupakan hari yang tak terlupakan untuk Devina. Ia begitu bahagia karena mendapat kejutan dari teman-teman sekelasnya. Memang sebelumnya ia sudah mulai curiga dan menerka-nerka apa yang sedang terjadi karena perilaku yang tidak wajar dari teman-teman sekelasnya kepadanya.

Apa yang ia terka ternyata benar. Saat waktu pulang sekolah sudah tiba, teman-teman Devina memberikan kejutan berupa kue ulang tahun yang manis kepadanya. Tidak hanya itu, mereka juga menaburkan tepung ke badan Devina. Semua juga saling lempar tepung seperti sedang bermain lempar tangkap.

Devina sangat bahagia karena ia juga mendapat beberapa hadiah dari sahabat-sahabat dekatnya. Jika dilihat memang hadiah itu tak seberapa besarnya. Namun kasih sayang dan ketulusan dari para sahabat yang ia rasakan hari itu membuatnya merasa sangat bahagia. Hari ini akan menjadi hari ulang tahun tak terlupakan bagi Devina karena sebelumnya ia tak pernah merayakan ulang tahun dengan sahabat dekatnya seperti ini.

Contoh Teks Hikayat Cerita Fiksi

Selain contoh teks hikayat, contoh teks hikayat juga ada yang fiksi. Teks hikayat memang ada banyak macamnya. Teks hikayat cerita fiksi adalah teks hikayat yang isi ceritanya hanya bersifat khayalan, bukanlah kenyataan. Jenis teks ini menceritakan peristiwa khayal dengan runtutan yang jelas dan isi cerita yang menarik. Seperti apakah itu? Berikut contoh teks hikayat cerita fiksi.

Naga Ajaib yang Murah Hati

Pada zaman dahulu kala, hiduplah kakak beradik yatim piatu yang saling menyayangi. Orang tua kedua anak ini sudah meninggal sejak mereka masih kecil. Hal inilah yang menyebabkan mereka hidup sebatang kara. Saat itu adiknya baru bisa berjalan dan sang kakak hidup dalam keadaan serba kekurangan. Sang kakak mau tak mau harus mencari kayu bakar di hutan untuk ditukarkan dengan beras agar mereka bisa makan. Hanya pekerjaan itulah yang bisa dilakukan oleh sang kakak yang rajin.

Setiap hari saat fajar sudah terbit, sang kakak pergi meninggalkan adiknya yang masih tidur untuk mencari kayu bakar dan buah-buahan di hutan. Sepulang dari mencari kayu bakar di hutan, adiknya akan terbangun sambil menangis. Ia pun membawa adiknya ke pasar untuk menukarkan hasil pencariannya di hutan dengan beras dan kebutuhan hidup yang lainnya.

Namun pada suatu hari sang kakak sangat terkejut. Ia pulang dari mencari kayu bakar dan adiknya sudah tidak ada di tempat tidur. Rumah kecilnya sudah dalam keadaan terbuka dan adiknya tidak ada di setiap sudutnya. Ia mencari kemana-mana namun hanya menemukan sehelai kain dari baju yang dipakai sang adik lengkap dengan baluran bercak darah di halaman belakang rumah. ia sangat bingung dengan apa yang terjadi. Tak lama kemudian ia mendengar suara lolongan binatang buas dari belakang rumah.

Ternyata seekor serigala sudah memangsa adik tercintanya. Ia menangis tersedu-sedu dan menyesal telah meninggalkan adiknya sendiri di rumah tanpa mengunci pintu. Di tengah tangisannya, dia teringat cerita dari almarhum orang tuanya. Kabarnya ada seekor naga yang memiliki air mata ajaib hidup di balik gunung hutan tempat ia selalu mencari kayu bakar.

Konon, air mata naga itu dapat menghidupkan kembali adik kesayangannya jika diteteskan di kain bekas darah si adik. Ia pun lari sekencang-kencangnya dengan membawa sisa kain tersebut melewati hutan belantara yang berbahaya. Ia sudah bertekad dan tidak peduli dengan bahaya atau binatang buas yang sangat mengancam nyawanya. Yang ada di pikirannya hanyalah sia-sia saja jika ia hidup di dunia hanya seorang diri tanpa adik kesayangannya.

Namun saat di tengah perjalanan, ia teringat kembali bahwa naga itu tidak akan mau mengeluarkan air mata begitu saja. Oleh karena itu, selama perjalanannya melewati hutan ia terus memikirkan apa yang bisa ia lakukan untuk membuat sang naga mengeluarkan air matanya tanpa perlu membuat sang naga terluka. Ia tidak mempunyai benda berharga apapun untuk ditukarkan dengan air mata naga. Bahkan ia juga tidak memiliki senjata untuk melawan agar naga tersebut terluka lalu menangis mengeluarkan air mata. Walaupun begitu, ia tidak menghentikan langkah kakinya.

Sesampainya di balik gunung, ia melihat sebuah gua dengan ukuran sangat besar. Ia pun menduga gua itu adalah tempat persembunyian sang naga. Kini ia pun semakin yakin akan cerita yang ia dengar dan percaya bahwa naga tersebut benar adanya. Dengan langkah perlahan, ia masuk ke dalam gua. Dari luar ia sudah seekor naga raksasa sedang tertidur pulas. Melihat besarnya naga tersebut, ia pun terkejut hingga tanpa sadar mengeluarkan suara yang membuat naga terbangun.

Naga yang terganggu tidurnya pun marah dan hendak menyerangnya. Saat naga akan menyerangnya, ia langsung menunduk menangis sambil mengeluarkan helai kain yang masih terdapat bercak darah milik si adik. Sang naga pun berhenti dan tidak menyerang, lalu memperhatikan sang kakak. Mengetahui naga berhenti, ia pun langsung mengutarakan maksudnya mendatangi naga dengan berani. Ia pun berkata, “Aku datang kemari tidak dengan maksud buruk, wahai naga. Aku hanya sedih. Beberapa minggu yang lalu ayah dan ibuku meninggal dunia hingga akhirnya harus hidup sebatang kara dengan adik kecil yang baru berusia 1 tahun. Tapi pagi ini, adik kecil itu sudah dimangsa serigala buas. Itu artinya mulai saat ini aku harus hidup sendiri. Kalau kau ingin memakanku, aku bersedia asalkan kau mau menghidupkan kembali adikku.”

Mendengar cerita tersebut, naga hanya diam dan mengeluarkan air mata. Sang kakak pun menyodorkan kain yang terdapat bekas darah adiknya dengan segera. Tak disangka, darah itu tiba-tiba berubah menjadi daging dan tergeletak lah tubuh adik kecilnya lengkap dengan suara tangisannya. Ia pun segera menggendong adiknya dan berkata lagi kepada si naga, “Naga yang baik, kau sudah mengabulkan permohonanku. Izinkan aku kembali ke rumah untuk menitipkan adik ke para tetangga, lalu aku akan kembali dan bisa menjadi santapan.”

Sang naga yang merasa iba pun menjawab bahwa ia tidak ingin memakan anak-anak. Ia menyuruh sang kakak pulang untuk merawat adiknya yang malang itu. Bahkan sang naga pun memberikan sisik emas sebagai hadian untuk sang kakak. Ia pun sangat senang dan sangat berterimakasih kepada sang naga. Ia segera pamit pulang dan menggendong adik kecilnya dengan berlari riang.

Contoh Teks Hikayat Panjang

Teks hikayat panjang tidak ada bedanya dengan teks hikayat lainnya. Yang membedakan hanyalah teks ini lebih panjang dari teks hikayat pada umumnya. Dibandingkan contoh teks hikayat, teks ini merupakan teks hikayat yang isi ceritanya tentang urutan peristiwa yang cukup panjang. Seperti apa bentuk teks hikayat panjang? Berikut contoh teks hikayat panjang.

Bangun Kesiangan

Hari ini hari Senin. Sinar matahari pagi menyinari wajahku yang masih tergeletak di kamar. Aku pun terbangun dan melihat jam dinding yang ada di kamarku. Betapa terkejutnya aku karena ternyata sudah pukul 06.45 WIB. Aku langsung berdiri dan menuju kamar mandi. Saat tiba di kamar mandi, aku terpeleset kain basah. Untungnya tubuhku tidak cedera.

Sesudah mandi, aku langsung berganti memakai seragam sekolah dan berdandan rapi. Lalu aku berlari menuju meja makan dan segera sarapan dengan ayah dan ibuku. Setelah pamit pada ayah ibu, aku berangkat sekolah menaiki sepeda motor.

Lokasi sekolahku tidaklah begitu jauh dari rumah. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai sekolah hanyalah 10 menit. Setibanya di sekolah, pintu masuk hampir ditutup. Untunglah aku bisa menerobos dengan cepat agar bisa masuk.

Setelah memarkirkan motor, aku langsung berlari menuju kelas. Ternyata teman-temanku sedang bersiap-siap mengikuti upacara bendera. Aku pun juga ikut bersiap-siap bersama mereka. Namun aku sangat terkejut karena saat mencari topi di dalam tas ternyata topiku tidak ada. Aku sangat bingung.

Aku sudah terbayang-bayang akan dihukum berdiri di depan lapangan upacara bendera dan ditertawakan oleh teman-teman. Aku tidak ingin hal itu terjadi. Kulihat jam masih menunjukkan pukul 07.00 WIB dan upacara akan dimulai 10 menit lagi. Aku pun segera berlari menuju koperasi sekolah untuk membeli topi. Untunglah, di koperasi masih tersedia topi.

Aku pun membeli topi di koperasi sekolah. Saat akan membayar, ternyata uang di sakuku tidak ada. Aku kembali berlari menuju kelas dan menggeledah tasku. Kucari-cari uangku tapi ternyata tidak ada. Aku lupa tidak memasukkan uang saku yang tergeletak di meja makan.

Dengan wajah panik aku pun memberanikan diri meminjam uang temanku. Beruntung ada yang membawa uang lebih sehingga aku bisa membeli topi agar tidak kena hukuman. Dengan cepat aku berlari kembali ke koperasi untuk membayar topi.

Sesudah itu, aku dan teman-teman sekelas berbaris menuju lapangan. Perasaanku sudah lega dan bisa dengan tenang mengikuti upacara bendera. Aku merasa seragamku sudah lengkap dengan topi dan dasi yang rapi.

Saat upacara berlangsung, guru BK berputar mengadakan razia untuk memeriksa kerapian dan kelengkapan para siswa. Aku tenang-tenang saja karena seragamku sudah lengkap. Tapi ternyata guru BK datang mendekat dan mencatat namaku. Ah, ternyata aku lupa tidak memakai sepatu hitam. Sepatu hitamku baru kucuci kemarin dan masih dijemur di belakang rumah. Aku lupa mengambilnya dan malah memakai sepatu olahraga. Aku bahkan lupa jika hari ini adalah hari Senin.

Selesai upacara, semua siswa yang sudah tercatat dipanggil di halaman sekolah. Sebanyak 15 anak terjaring dalam pendisiplinan ini. Kami pun langsung diceramahi dan mendapat hukuman membersihkan toilet sekolah. Aku tak bisa menghindari hukuman ini. Ternyata segala sesuatu yang tidak dipersiapkan dengan baik itu berbahaya. Sejak saat itu, aku selalu mempersiapkan perlengkapan sekolah setelah belajar malam.

Contoh Teks Hikayat Bahasa Jawa

Teks hikayat bahasa Jawa merupakan teks hikayat yang isinya memakai bahasa Jawa. Strukturnya sama dengan teks hikayat pada umumnya, yang membedakan hanyalah bahasa yang digunakan. Berikut contoh teks hikayat bahasa Jawa.

Pawartos Enjing

Nalika aku lagi siap-siap menyang sekolah, ing televisi wongten “Pawarta Enjing” ingkang mawartakake berita kebakaran. Peristiwa iku kedadean ing salah sawijining panggon cedhak sekolahanku wayah jam 2 esuk.  Aku banjur kaget. Kanca-kancaku sekolah akeh sing manggon omah sekitaran panggon kebakaran iku. Mugo-mugo wae ora ono sing kenapa-kenapa.

Sawise ndeleng berita, aku banjur menyang sekolah. Sakbanjure tekan sekolah, aku ngrasa melu nelangsa. Tibak e ana 10 kancaku ingkang panggonan omahe melu kebakar. Sawise iku aku, kanca-kanca lan pihak sekolah banjur galang dana kanggo sopo wae ingkang dadi korban kebakaran.

Itulah berbagai contoh teks yang dapat menambah wawasan literasi pembaca. Dengan membandingkan antara struktur, jenis bahasa dan alur masing-masing teks, maka kemampuan literasi akan semakin berkembang.

error: Content is protected !!