Bisnis Modal Kecil

Bisnis Modal Kecil

Inilah ide bisnis dengan modal kecil yang menjanjikan di saat pandemi corona atau covid-19 berlangsung cukup lama di Indonesia. Indonesia telah melaporkan rekor jumlah peningkatan kasus virus corona setiap hari. Jakarta dan daerah Jawa Timur paling parahnya. Pandemi telah memukul ekonomi di seluruh dunia, dan bisnis terkecil telah merasakan tekanan. Namun, seperti halnya setiap perang memiliki sisi menang dan kalah, beberapa perusahaan benar-benar berhasil berkembang karena penyebaran virus corona. Pasar kebersihan pribadi yang kurang terlayani telah berada di puncak pandemi karena permintaan untuk barang-barang yang dapat mencegah infeksi virus corona seperti masker, pakaian APD, sarung tangan, dan pembersih tangan meningkat. EduTech atau ruang belajar online juga berkembang, berkat siswa yang diberi mandat untuk tinggal di rumah, dan yang lainnya meluangkan waktu untuk meningkatkan keterampilan mereka sendiri setelah mereka menyadari bahwa mereka memiliki lebih banyak waktu daripada sebelumnya.

Berikut daftar 10 bisnis dengan modal kecil yang telah berkembang selama masa pandemi corona:

Ide Bisnis Modal Kecil yang Menjanjikan Saat Pandemi Corona

1. Masker

Permintaan masker meroket setelah komunitas medis di seluruh dunia mengatakan bahwa masker adalah tindakan pencegahan penting untuk mengurangi penyebaran virus. Lonjakan permintaan masker mendorong pengusaha skala kecil untuk mendirikan atau beralih ke pembuatan masker dengan menginvestasikan uang pada bisnis modal kecil ini.

2. Perlengkapan APD

Salah satu produk utama yang termasuk dalam perlengkapan APD, gaun bedah mengalami lonjakan permintaan selama pandemi. Banyak bisnis mendirikan unit produksi untuk memproduksi pakaian bedah, terutama untuk komunitas perawatan kesehatan. Ada banyak perusahaan garmen yang mengubah lini produksinya untuk memproduksi gaun bedah dalam upaya memenuhi permintaan domestik maupun global.

3. Sarung Tangan Kesehatan

Bagi banyak orang, termasuk dokter dan praktisi perawatan kesehatan lainnya, mengenakan sarung tangan medis menjadi hal yang penting untuk menghindari kontak dengan virus corona yang sangat menular. Sarung tangan juga berperan penting dalam mencegah infeksi melalui kontak dengan permukaan. Bahan baku dasar yang dibutuhkan untuk mendirikan fasilitas manufaktur sarung tangan sekali pakai termasuk – jamur, lateks, klorin, antara lain, dan modal di bawah kurang dari 1 juta.

4. Pembersih Tangan (hand sanitizer)

Permintaan akan pembersih tangan telah meningkat 100x lipat sejak pandemi dimulai. Sebagian besar perusahaan dapat dengan mudah beralih ke manufaktur produk ini, terutama setelah merek yang ada berjuang untuk mengikuti laju konsumsi. Internet telah penuh dengan cerita tentang alkohol, kosmetik, perawatan kulit, dan bahkan perusahaan kimia pertanian yang menambahkan pembersih tangan ke lini produk mereka. Lonjakan permintaan bisnis modal kecil akan pembersih tangan telah menciptakan peluang bisnis bagi banyak pengusaha.

5. Sabun Mandi

Sabun adalah salah satu cara paling efektif untuk membunuh virus COVID-19 di kulit. WHO telah menganjurkan mencuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik untuk sepenuhnya menghilangkan jejak virus dari kulit. Orang-orang telah mendirikan bisnis rumahan dengan investasi serendah rendahnya yaitu 2 juta, bereksperimen dengan jamu yang terbuat dari jahe, dan bahan ‘anti-virus’ khusus untuk menjual sabun, meskipun otoritas kesehatan mengatakan sabun apa pun yang berbusa dengan baik melakukan pekerjaan itu.

6. Pencuci Piring

Kebiasaan konsumsi sudah pasti berubah sejak penguncian dengan semakin banyak orang yang berjuang untuk menghemat uang setelah PHK massal dan pemotongan gaji. Namun, ketiadaan pembantu rumah tangga telah membuat orang-orang berteriak-teriak meminta mesin yang dapat mengurangi sebagian beban saat melakukan pekerjaan rumah tangga.

Mesin pencuci piring yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan telah mengalami lonjakan permintaan dari rumah tangga. Sementara ada banyak perusahaan besar yang telah memproduksi mesin semacam itu. Para pemula telah memulai bisnis rumahan dengan modal yang cukup kecil ini untuk menghasilkan produk inovatif yang lebih cocok untuk orang di Indonesia. Kurang lebih dana yang diperlukan untuk membeli mesin tersebut yaitu 10 juta rupiah, itupun jika Anda mempunyai kerjasama dengan perusahaan terkait tentu akan lebih murah dan bahkan bisa dengan menjual browsur saja.

7. Tisu

Kertas tisu dan tisu toilet habis dalam beberapa menit di beberapa tempat setelah penguncian diumumkan. Dengan pembatasan mobilitas, orang-orang mulai menimbun kedua barang ini, dan produsen harus bekerja lembur untuk memenuhi permintaan. Peningkatan kesadaran akan kesehatan dan kebersihan juga meningkatkan permintaan, dan bisnis yang terpaksa menunda kegiatan untuk beberapa waktu harus memproduksi kedua barang ini untuk menjaga pendapatan tetap masuk. Bisnis tisu dan tisu toilet dapat dimulai dengan investasi sebesar 500 ribuan saja.

8. Kran Sensor

Kran Sensor tanpa sentuhan bukanlah hal baru di pasar, tetapi kebanyakan ditemukan di tempat-tempat kelas atas. Untuk mencegah beberapa orang menyentuh permukaan yang sama, kran sensor tanpa sentuhan digunakan secara luas. Beberapa pengusaha telah berputar untuk mengeksplorasi peluang bisnis ini, dan banyak perusahaan skala kecil telah mendirikan perusahaan berpemilik atau bermitra satu sama lain untuk menjelajahi kran air tanpa sentuh ini. Untuk modal dari bisnis kran sensor ini memang tidak terlalu kecil, karena membutuhkan investasi sebesar kurang lebih 10 juta rupiah.

9. Jahe

Terkenal karena menganjurkan penggunaan herbal yang menyembuhkan dan meningkatkan kekebalan secara alami, Jahe adalah warisan pengobatan Indonesia yang telah menunjukkan janji klinis. Pengusaha jahe telah mampu memanfaatkan praktik kuno ini dan memberikan sentuhan yang agak modern dengan menghadirkan teh herbal, camilan jahe, jus yang diresapi dengan jamu, dan lain sebagainya.

10. Tutorial Online (EduTech)

Sektor edtech telah menunjukkan banyak harapan selama pandemi virus corona, terutama karena telah memaksa orang untuk menjadi lebih paham teknologi dan sedikit tidak terintimidasi oleh konsep pendidikan online. Platform-platform ini telah mengalami peningkatan yang berlipat ganda dalam jumlah pengguna hampir dalam semalam, dan membantu populasi yang sebagian besar buta huruf teknologi mendapatkan gambaran sekilas tentang seperti apa masa depan pendidikan nantinya. Tutorial online berbayar, kelas master, webinar, dan lokakarya online juga menjadi populer, dan banyak pemula yang menggunakan opsi ini untuk membuat nama untuk diri mereka sendiri.

Itulah 10 ide bisnis dengan modal kecil yang menjanjikan di saat pandemi corona, karena 10 ide bisnis tersebut merupakan bisnis yang tahan dan sangat dibutuhkan di era new normal saat ini. Jadi Anda tidak perlu ragu lagi untuk dapat menjalankan beberapa bisnis modal kecil ini dari rumah. Jangan lupa juga saat berdagang untuk dapat selalu menerapkan protokol kesehatan. Baik itu mencuci tangan, menggunakan masker, hingga menjaga jarak dengan calon pembeli. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!